Breaking News
light_mode
Sabtu, 12 September 2026
Beranda » Hukrim » Sidang RPHU Lamongan Bukti Lemahnya Dakwaan Korupsi, Kerugian Negara Tidak Jelas

Sidang RPHU Lamongan Bukti Lemahnya Dakwaan Korupsi, Kerugian Negara Tidak Jelas

  • account_circle Mascim
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ruang.co.id – Persidangan kasus dugaan korupsi proyek Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) Lamongan di Pengadilan Tipikor Surabaya semakin menguak kelemahan mendasar dalam dakwaan Jaksa Penuntut umum. Sidang yang seharusnya menguatkan posisi jaksa penuntut umum justru mempertanyakan validitas dakwaan terhadap Moch. Wahyudi, terdakwa yang menjabat sebagai Kepala Dinas sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen proyek tersebut.

Dalam sidang Senin (04/8/2025), kejanggalan muncul ketika tiga ahli dihadirkan JPU memberikan kesaksian yang seharusnya saling menguatkan dan membuktikan kerugian negara sebagaimana isi dakwaan justru memberikan keterangan yang berbeda dan bertentangan. Kuasa hukum Moch. Wahyudi, Muhammad Ridlwan, SH, menegaskan bahwa perbedaan perhitungan kerugian antara ahli konstruksi ITS dan Kantor Akuntan Publik membuktikan ketiadaan dasar hukum yang kuat dan akurat “Ini menunjukkan kerugian negara sengaja dibesar-besarkan dan belum dapat dipastikan dengan nyata,” tegasnya.

Yang lebih memprihatinkan, Kantor Akuntan Publik ternyata melakukan penghitungan berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Penyidik Kejaksaan. “Prosedur yang terbalik ini mengindikasikan sarat dengan rekayasa,” ujar Muhammad Ridlwan. Fakta ini menguatkan dugaan adanya upaya kriminalisasi dalam proses hukum kasus RPHU Lamongan.

Mestinya dalam perkara korupsi dihitung dan ditemukan dulu adanya kerugian keuangan Negara baru dilakukan Penyidikan, bukan dibalik dilakukan Penyidikan dulu baru dihitung berdasarkan BAP kalau seperti ini hasilnya kan sarat dengan pesanan maunya Penyidik dan hasil pemeriksaan juga tidak pernah di konfirmasi, ini kan ngawur. jadi, KAP tidak independen lagi.

Baca Juga  Sidang Tipikor RPHU Lamongan: Dakwaan Tanpa Dasar yang Menggantung di Ruang Pengadilan

Sidang sebelumnya pada Senin (28/7/2025) menghadirkan kejutan ketika saksi-saksi kunci justru membersihkan nama Terdakwa Moch Wahyudi. Heri Prabowo sebagai pelaksana lapangan mengaku berkoordinasi dengan PPTK Nur Jazid, Asna, Doni dan konsultan pengawas Rio, bukan dengan Wahyudi. “Pelaksanaan fisik proyek sesuai Rencana Anggaran Biaya, hanya ada penyesuaian teknis kecil,” jelasnya.

Pernyataan Ketua Majelis Hakim Ni Putu Sri Indayani semakin menguatkan posisi terdakwa: “Nama Pak Wahyudi tidak muncul dalam kesaksian manapun.” Observasi hakim ini menjadi bukti nyata absennya unsur tindakan melawan hukum dan/atau niat jahat Terdakwa Moch Wahyudi dalam kasus ini.

Dalam fakta dakwaan Terdakwa Moch. Wahyudi sepeserpun tidak menerima aliran dana dalam proyek RPH-U, dalam pembuktian keterangan saksi-saksi yang dihadirkan JPU menerangkan bahwa Pak Wahyudi hanya menjalankan tugas administrasi sebagai PPK dan semua bersaksi Pak Wahyudi baik. hingga kini niat Jahat yang harus dibuktikan oleh JPU terhadap Pak Wahyudi juga belum terbukti sebagai kerugian juga tidak jelas.

Pernyataan hakim anggota dalam penutupan sidang patut dicermati “Proyek yang sama diaudit tahun berbeda menghasilkan temuan berbeda. Ini menunjukkan ketidakpastian hukum yang merugikan terdakwa dan ini kasihan menyangkut nasib orang.”

Baca Juga  Gurita Korupsi RPHU Lamongan: PPTK Diduga Dalang di Balik Skema Proyek Fiktif

Pembangunan Gedung RPH-U sebelumnya berdasarkan audit BPK telah ditemukan kerugian Rp. 92 JT lebih dan telah dikembalikan oleh rekanan sebagai mana waktu yang telah ditentukan pada tahun 2023. Tapi dihitung kembali oleh penyidik melalui KAP tahun 2024 dan terdapat beberapa aitem yang sudah dihitung oleh BPK di hitung kembali oleh KAP.

Kuasa hukum Moch. Wahyudi, Muhammad Ridlwan, SH, menilai kasus ini sebagai bentuk kriminalisasi proyek strategis. “RPHU justru banyak manfaat dan bukan proyek mangkrak dan fakta dalam persidangan justru telah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah secara signifikan,” tegasnya. Dari persidangan terungkap jelas bahwa tidak ada bukti keterlibatan langsung terdakwa, perhitungan kerugian yang tidak konsisten, serta prosedur audit yang tidak independen.

Ridlwan menambahkan, “Kasus ini hanya akan menciptakan efek jera negatif bagi ASN yang menjalankan tugasnya.” Pernyataan ini menggarisbawahi dampak luas dari proses hukum yang dianggap cacat prosedur dan penuh dengan kesewenangan-wenangan.

  • Penulis: Mascim

Rekomendasi Untuk Anda

  • OTT Jual Beli Jabatan

    OTT Keras Ratusan Juta di Sidoarjo: Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa Terbongkar!

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id — Aroma busuk dugaan kuat suap menyuap atau rasuah yang bagian dari tindak pidana korupsi, kembali mencuat ke permukaan publik Sidoarjo. Kali ini, Tim Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli Polresta Sidoarjo, berhasil membongkar dugaan praktik jual beli jabatan yang menyeret nama seorang mantan kepala desa (Kades) dan dua Kades aktif dalam Operasi Tangkap […]

  • fungsi skin barrier

    Mengapa Skin Barrier Disebut sebagai Kunci Kulit Sehat yang Sering Diabaikan? Ini Penjelasan Dokter

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Di tengah masifnya tren perawatan kulit, istilah skin barrier kian populer diperbincangkan. Sayangnya, masih banyak yang belum memahami bahwa lapisan ini merupakan fondasi utama kesehatan kulit manusia. Kerusakan pada skin barrier tidak hanya memicu masalah estetika, tetapi juga mengganggu fungsi kulit sebagai organ pelindung terluar tubuh. Penjelasan tersebut mengemuka dalam sebuah diskusi kesehatan […]

  • HUT KORPRI Sidoarjo

    Wabup Mimik Idayana Pimpin Upacara HUT KORPRI ke- 54, Kembali Gaungkan Pesan Netralitas

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Ruang Nurudin
    • 0Komentar

    Sidoarjo, Ruang.co.id– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) setiap tanggal 29 November. Di Sidoarjo, memperingati HUT KORPRI ke- 54 tahun di 2025 ini, dengan upacara bendera, di halaman Mall Pelayanan Publik/MPP Kabupaten Sidoarjo, Senin, (1/12/2025). Upacara ini sekaligus memperingati HUT Dharma Wanita Persatuan ke- 26 tahun. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, […]

  • wbi whatsapp download

    WhatsApp Beta Terbaru: Fitur Musik di Status, Hadir untuk Android dan iOS!

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Mascim
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Bagi para pengguna WhatsApp yang suka bereksperimen dengan fitur-fitur baru, kabar gembira datang dari WhatsApp Beta! Aplikasi messaging populer ini kini tengah menguji coba fitur baru yang sangat dinanti-nantikan: menambahkan musik ke WhatsApp Status. Jika Anda adalah penggemar berat Instagram Stories, Anda pasti familiar dengan fitur ini. Sekarang, WhatsApp ingin memberi sentuhan […]

  • Wanita Memancarkan aura positif

    Ciri-ciri Wanita yang Memancarkan Aura Positif Memikat

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Pernah gak sih ketemu seseorang terus langsung merasa nyaman dan pengen ngobrol banyak? Atau bahkan tanpa sadar, kamu jadi ikut seneng kalau lagi bareng mereka? Nah, itu tandanya orang tersebut punya aura positif yang bikin orang lain betah. Kira-kira apa aja sih yang bikin seorang wanita punya aura positif yang bikin orang […]

  • SuperKidz Surabaya Klinik tumbuh kembang anak

    Dampak Gadget Berlebih? Superkidz Hadir dengan Terapi Khusus Anak

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Superkidz, klinik tumbuh kembang anak yang berkomitmen menciptakan generasi emas Indonesia, resmi membuka cabang ke-13 sekaligus cabang kedua di Kota Surabaya. Klinik ini hadir untuk memberikan layanan komprehensif dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pendekatan medis dan psikologis. Elok Nur Habibah, Regional Manager Superkidz Jawa Timur, mengungkapkan visi besar Superkidz. “Saat ini […]

expand_less