Breaking News
light_mode
Rabu, 16 September 2026
Beranda » Daerah » Dugaan Menu MBG Dukuh Tengah Buduran Basi Siswa Jadi Korban, SPPG Berkelit Tutup Diri?

Dugaan Menu MBG Dukuh Tengah Buduran Basi Siswa Jadi Korban, SPPG Berkelit Tutup Diri?

  • account_circle Ruang Nurudin
  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sidoarjo, Ruang.co.id – DPC PWDPI (Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia) Sidoarjo, menyoroti dan menyayangkan sikap petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terhadap jurnalis peliput dari kegiatan penyaluran MBG (Makan Bergizi Gratis), menunya ada yang basi yang diberikan di SDN Banjarsari, di Desa Dukuh Tengah, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Ketua DPC PWDPI Sidoarjo, Agus Subakti, ST, melontarkan kritik pedas terhadap sikap tersebut. Menurutnya, masalah ini sudah menyangkut tanggung jawab moral, hukum, dan kesehatan publik.

“Kalau sampai ada makanan basi masuk ke sekolah, itu bukti pengawasan SPPG bobrok. Jangan hanya vendor yang dijadikan kambing hitam. Petugas SPPG digaji untuk memastikan makanan layak, sehat, dan bergizi. Kalau gagal, artinya mereka tidak menjalankan tugas,” tandas Agus, Kamis (2/10/2025).

Ia juga menyoroti arogansi petugas SPPG yang menolak keterbukaan informasi publik, bahwa sikap tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Menutup akses informasi berarti melanggar hak publik dan menghalangi wartawan menjalankan tugasnya, berarti melanggar Undang – Undang Pers. Ini bukan sekadar salah prosedur, tapi pelanggaran hukum,” ujarnya keras.

Lebih lanjut, Agus menilai bahwa respons arogan Petugas SPPG seolah ingin berlindung di balik birokrasi untuk menutupi kegagalannya.

“Respons tidak bersahabat terhadap wartawan adalah sinyal ada sesuatu yang disembunyikan. Kalau transparan, kenapa harus takut membuka data? Ingat, ini program publik, bukan milik pribadi. Anggaran rakyat, untuk anak-anak rakyat, jadi wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka,” katanya.

PWDPI Sidoarjo mendesak pemerintah kabupaten Sidoarjo, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Kesehatan, untuk segera mengevaluasi total kinerja SPPG Dukuh Tengah. Agus menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh abai terhadap masalah ini.

Baca Juga  Curhatan Penting Warga Mutiara Regency Sidoarjo ke Presiden Prabowo, untuk Melawan Banding Bupati Subandi Pakai APBD

“Jangan tunggu ada anak yang jatuh sakit baru ribut. Ini soal kesehatan generasi penerus bangsa. Kalau pengawasan lemah, maka program MBG yang seharusnya mulia justru bisa berubah jadi bencana,” pungkasnya.

Diketahui, Program penyaluran MBG yang berlangsung di sekolah di Desa Dukuh Tengah beberapa sehari sebelumnya, Senin (29)9/2025), diduga kuat terdapati menu sayur Manisa dinilai sudah bau basi.

Sejumlah wali murid SDN Banjarsari kepada jurnalis halopos.id, mengeluhkan menu yang dibagikan kepada anak-anak mereka. Alih-alih menu makanan sehat dan bergizi, makanan tersebut diduga berbau tidak sedap alias basi, dan dianggap tidak layak konsumsi.

Namun yang mengejutkan baginya, saat jurnalis media itu mencoba meminta klarifikasi dengn mendatangi lokasi SPPG Dukuh tengah Kecamatan Buduran, namun petugas SPPG justru menutup diri dan menjawab berbelit – belit. Selasa ,(30/9/2025).

“Ada tiga orang yang mengaku petugas SPPG Dukuh Tengah yang menemui saya. Pas saya wawancarai terkait komplain sejumlah wali murid soal sayur Manisa yang basi, mereka selalu berkelit dan terkesan menghindar dan mengatakan apa sudah minta ijin ke bagian hukum SPPG kami? Kita liputan apa klarifikasinya dari pihak yang berwenang, kenapa minta izin dulu?,” ujar cerita Sapto, jurnalis halopos.id.

Dengan nada tidak bersahabat, dari mereka, seorang petugas berbaju putih mengatakan bahwa untuk masuk ke SPPG harus izin ke biro hukum MBG terlebih dahulu.

Sikap arogan ini menimbulkan tanda tanya besar, mengapa lembaga yang bertugas mengawasi kualitas makanan untuk anak-anak secara aman dan bermanfaat, justru menutup akses informasinya.

MBG yang merupakan program nasional dari pemerintah pusat, untuk meningkatkan kualitas gizi siswa sekolah, belakangan kembali mencuat diterpa permasalahan dan menuai kritik.

Baca Juga  Gelar Festival Gamelan di Pendopo Sidoarjo: Wabup Mimik Dukung Gamelan Jadi Akar Budaya Generasi Muda

Kali ini sorotan tajam, tertuju pada kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dukuh Tengah, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

  • Penulis: Ruang Nurudin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sat pol PP surabaya

    Satpol PP Surabaya Perketat Penertiban 137 Traffic Light dan Pedestrian Jelang Peringatan Hari Otoda 2024

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id. Menjelang Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXXVIII pada Kamis (25/4/204), Satpol PP Kota Surabaya semakin perketat penertiban di seluruh wilayah di Kota Pahlawan. Penertiban dan penjagaan dilakukan di ruas-ruas jalan guna mengantisipasi gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Kabid Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Surabaya, Irna Pawanti mengatakan, Satpol […]

  • Baiturrahman Aceh

    Mengenal Budaya Kesenian Tradisional Daerah Aceh

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Surabaya, Ruang.co.id – Di ujung barat Pulau Sumatera, tersembunyi sebuah provinsi yang kaya akan sejarah dan budaya. Aceh, dengan julukan Serambi Mekah, menyimpan sejuta pesona yang memikat hati. Salah satu kekayaan yang paling menonjol dari Aceh adalah kesenian tradisional yang begitu beragam dan sarat makna. Dari tarian yang enerjik hingga musik yang merdu, setiap karya […]

  • Kenapa Perusahaan Banyak Pecat Karyawan Gen Z

    Kenapa Banyak Perusahaan Pecat Gen Z? Yuk Ungkap Alasannya!

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Ruang Ilham
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Dalam beberapa tahun terakhir, ada satu fenomena menarik di dunia kerja, perusahaan mulai banyak yang melepas karyawan dari generasi Z. Padahal, mereka adalah generasi digital yang katanya serba inovatif dan multitasking. Lantas, apa sebenarnya yang terjadi? Apakah Gen Z memang kurang cocok di dunia kerja, atau ada faktor lain yang membuat mereka lebih […]

  • Tim Persebaya Saat Bertanding di Liga 1. (c) Official Persebaya

    Persebaya Surabaya Resmi Melepas 10 Pemain Jelang Bursa Transfer Liga 1 2025/2026

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Ruang Wawan
    • 0Komentar

    Ruang.co.id –  Persebaya Surabaya mulai bergerak agresif menyambut Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Klub asal Kota Pahlawan Persebaya Surabaya melepas 10 pemain dari skuad musim sebelumnya. Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa manajemen benar-benar serius untuk membangun tim yang lebih kompetitif. Tiga dari 10 nama yang dilepas adalah pemain asing: Gilson Costa, Mohammed Rashid, dan […]

  • Ponpes Millinium Candi, Sidoarjo

    Tangis Haru Warnai Pembagian Sembako Anak-anak Yatim Piatu dan Anak Terlantar

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Memasuki H-10 di pertengahan bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah ini, puluhan warga perumahan Permata Kwangsan Residence (PKR) , Sidoarjo menggelar aksi peduli sesama di Ponpes Millinium di kawasan Candi, Sidoarjo, dengan memberikan bantuan sembako dan uang tunai. Tak hanya anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang mendapat bantuan, namuan bayi yang terlantar […]

  • Pelantikan Rektor Baru ITS

    Resmi Dilantik, Rektor Baru Institut Teknologi Sepuluh Nopember Teguhkan Diri sebagai Sustainable University

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Ruang redaksi
    • 0Komentar

    Ruang.co.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menemui momen bersejarah pelantikan rektor baru untuk periode 2024 – 2029. Dalam upacara pelantikan yang digelar di Graha Sepuluh Nopember ITS, Selasa (30/4), Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD secara resmi dilantik oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITS menggantikan Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng […]

expand_less