UMKM Jatim Dipacu Masuk Rantai Pasok Industri via EastFood 2026
- account_circle Mascim
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Pameran EastFood Indonesia 2026 resmi dibuka di Surabaya. Pemerintah dorong UMKM masuk rantai pasok industri dan perluas pasar ekspor. (Ruangcoid)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ruang.co.id – Pameran EastFood Indonesia 2026 resmi dibuka di Grand City, Surabaya, pada Kamis (18/06/2026). Ajang ini menjadi wadah strategis bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tidak sekadar mempromosikan produk, melainkan menembus rantai pasok industri dan memperluas akses pasar ekspor.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, menegaskan bahwa pameran ini menjadi momentum vital untuk mengintegrasikan UMKM ke dalam ekosistem industri yang lebih besar.
“Harapan kami, UMKM tidak hanya dilibatkan sebagai pelengkap atau untuk konsumsi saja, tetapi juga bisa menjadi bagian dari rantai pasok industri,” ujar Endy di lokasi pameran.
Ia menekankan, kunci peningkatan daya saing terletak pada pengolahan bahan baku menjadi produk bernilai tambah. Produk mentah, jika diolah menjadi makanan siap saji atau produk turunan lainnya, akan memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara berkelanjutan mendorong peningkatan kapasitas UMKM melalui pelatihan dan pendampingan. Fokusnya mencakup pengolahan produk, pengurusan izin, hingga sertifikasi standar ekspor.
“Persoalan utama UMKM untuk menembus pasar ekspor masih berkaitan dengan perizinan dan sertifikasi, seperti HACCP, yang prosesnya cukup panjang. Kami terus berkolaborasi dengan bea cukai dan dinas terkait agar pelaku usaha bisa lebih mudah mengakses pasar internasional,” imbuhnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dari sekitar 4,5 juta unit UMKM di Jawa Timur, jumlah yang mampu naik kelas dan menembus pasar ekspor masih relatif kecil. Kehadiran pameran ini diharapkan dapat membuka lebih banyak pintu ekspor bagi usaha kecil.
Owner Krista Exhibitions, Daud D Salim, menambahkan bahwa penyelenggaraan EastFood ke-16 ini menghadirkan berbagai program unggulan, termasuk delapan kompetisi memasak yang diikuti mahasiswa kuliner dan chef profesional dengan antusiasme tinggi.
“Kami ingin memperkenalkan kuliner Indonesia, khususnya Jawa Timur dan Surabaya, karena industri makanan dan minuman tidak bisa dilepaskan dari promosi kekayaan kuliner daerah,” ujarnya.
Lebih dari 30 UMKM turut menampilkan beragam produk olahan, mulai dari cokelat, sambal, hasil laut, hingga produk berbahan rumput laut.
Daud mengungkapkan, sejumlah UMKM peserta tahun lalu berhasil memperoleh pesanan ekspor ke Malaysia. Pada tahun ini, pihaknya kembali memfasilitasi pertemuan langsung antara peserta dengan calon pembeli dari Negeri Jiran tersebut.
“Kami melihat UMKM sudah mulai naik kelas. Tahun lalu ada yang berhasil mendapatkan pesanan ekspor ke Malaysia dan tahun ini kami kembali menghadirkan buyer dari Malaysia untuk bertemu langsung dengan para peserta,” tutupnya.
- Penulis: Mascim
